Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
07 Jun 2026 31 pembaca ADMIN PSC 119

Tim Medis PSC 119 Kabupaten Tangerang Siaga Kawal Kepulangan Jemaah Haji, Berikan Penanganan Cepat Jemaah Bergejala Epilepsi

​TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memberikan pengawalan medis prima bagi para jemaah haji yang kembali ke tanah air. Pada Minggu pagi (07/06/2026), tim medis PSC 119 telah bersiaga di Asrama Haji Grand El Hajj, Cipondoh, sejak pukul 04.10 WIB untuk menyambut dan mengantisipasi gangguan kesehatan pada jemaah.

​Dalam penugasan kali ini, PSC 119 menerjunkan satu unit ambulans Toyota Innova yang diawaki oleh tim profesional, terdiri dari dr. Rizky, Perawat Irwan, dan Driver Danu.


​Penanganan Cepat Jemaah Bergejala Kejang

​Di tengah proses kepulangan, tim medis dengan sigap memberikan pertolongan prahospital kepada seorang jemaah haji berinisial Tn. RS (24 tahun). Jemaah laki-laki tersebut dilaporkan mengalami kejang selama kurang lebih 2 menit dan mengeluhkan kondisi lemas serta penurunan nafsu makan (low intake) selama menjalani ibadah haji.

​Berdasarkan pemeriksaan fisik dan riwayat penyakit dahulu (RPD), pasien diketahui memiliki riwayat epilepsi. Tim medis langsung melakukan observasi dan stabilitas parameter vital pasien.  Tindakan prahospital segera dilakukan guna memastikan kondisi pasien tetap stabil sebelum dievakuasi atau diserahterimakan ke pihak keluarga.


​Tanggapan Kepala UPTD PSC 119 Kabupaten Tangerang

​Menanggapi kejadian tersebut, Kepala UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Dina Mailina, memberikan arahan yang bersifat informatif, edukatif, sekaligus promotif terkait manajemen kesehatan jemaah pasca-ibadah haji.

​"Kehadiran tim PSC 119 di Asrama Haji Cipondoh merupakan wujud nyata hadirnya pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan warga, khususnya para jemaah haji yang baru saja menempuh perjalanan jauh dan ibadah yang menguras fisik. Alhamdulillah, respons cepat dari dr. Rizky dan tim di lapangan berhasil menstabilkan jemaah yang mengalami kekambuhan epilepsi akibat kelelahan dan kurangnya asupan nutrisi," ujar dr. Dina.

​Sebagai langkah edukasi, dr. Dina menjelaskan bahwa aktivitas fisik yang berat, pola tidur yang berubah, dan kurangnya asupan makanan (low intake) selama di tanah suci menjadi pemicu utama (trigger) kambuhnya penyakit komorbid seperti epilepsi.

​"Kami mengimbau dan mengedukasi para jemaah serta pihak keluarga untuk benar-benar menjaga fase pemulihan setelah tiba di rumah. Bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit kronis atau khusus, pastikan konsumsi obat rutin tidak terputus, istirahatlah yang cukup, dan segera penuhi kebutuhan nutrisi serta hidrasi tubuh," tambahnya.

​Secara promotif, dr. Dina juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk tidak ragu memanfaatkan layanan darurat medis yang disediakan pemerintah secara gratis.

​"Kesehatan adalah aset utama kita. Jika pasca-kepulangan ini jemaah atau keluarga mengalami keluhan medis yang darurat di rumah, segera hubungi kami melalui Call Center PSC 119 Kabupaten Tangerang. Tim kami siap memberikan pelayanan kegawatdaruratan medik prahospital 24 jam penuh tanpa dipungut biaya," pungkasnya.






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.