Respon Cepat PSC 119 Kabupaten Tangerang Tangani Siswi SMK yang Alami Nyeri Tulang Belakang di Curug
CURUG, TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmen respon cepat dalam pelayanan prahospital. Pada Jumat, 4 September 2026, tim medis PSC 119 mengevakuasi seorang siswi berinisial Nn. M (16) dari sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kawasan Curug, Kabupaten Tangerang, yang mengeluhkan nyeri pinggang hebat hingga tidak dapat berdiri.
Petugas menerima laporan darurat terkait kondisi siswi yang mengalami serangan nyeri punggung bawah mendadak dengan intensitas nyeri mencapai skala 8 dari 10, disertai riwayat sempat hampir pingsan sebanyak dua kali. Pasien juga mengeluhkan nyeri tajam pada kaki kiri saat digerakkan. Berdasarkan penelusuran riwayat awal, pasien tercatat pernah mengalami jatuh dengan posisi duduk sekitar tiga minggu sebelumnya.
Setibanya di lokasi, tim medis langsung melakukan pemeriksaan fisik dan stabilitas kondisi pasien. Hasil pemeriksaan menunjukkan tanda - tanda vital dalam kondisi normal. Mengingat adanya kecurigaan klinis ke arah Hernia Nukleus Pulposus (HNP) akibat cedera sebelumnya, petugas segera memasang jalur infus dan menerapkan prinsip imobilisasi tulang belakang secara aman.
Setelah berkoordinasi langsung dengan pihak fasilitas rujukan lanjutan, pasien disepakati untuk segera dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Keluarga guna mendapatkan pemeriksaan diagnostik lanjutan serta penanganan spesialis.
Kepala UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Dina Mailina, menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap cedera tulang belakang, terutama pada aktivitas remaja dan lingkungan sekolah.
"Cedera akibat jatuh dalam posisi duduk sering kali dianggap sepele saat awal kejadian karena dampaknya kerap baru terasa beberapa minggu kemudian. Jika muncul nyeri pinggang tajam, sensasi menjalar ke kaki, atau kebas, masyarakat sebaiknya tidak melakukan pemijatan atau penarikan tubuh sembarangan karena berisiko memperparah penekanan saraf tulang belakang," jelas dr. Dina Mailina.
Ia juga mengimbau pihak institusi pendidikan dan masyarakat umum untuk memanfaatkan layanan kegawatdaruratan medis gratis milik Pemerintah Kabupaten Tangerang bila menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar.
"Layanan PSC 119 siaga 24 jam setiap hari untuk melayani masyarakat. Jangan ragu menghubungi call center 119 apabila menemukan kegawatdaruratan medis di sekolah, rumah, maupun ruang publik. Penanganan awal prahospital yang tepat sangat menentukan keselamatan dan mencegah komplikasi kecacatan jangka panjang," pungkasnya.
Berita Lainnya
-
05 Sep 2026
Respon Cepat PSC 119 Kabupaten Tangerang Bantu Rawat Lansia Lemas Akibat Kurang Asupan dan Dehidrasi di Sukamulya
SUKAMULYA, TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan ...
-
05 Sep 2026
Respon Cepat PSC 119 Kabupaten Tangerang Tangani Siswi SMK yang Alami Nyeri Tulang Belakang di Curug
CURUG, TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan ...
-
02 Sep 2026
Respon Cepat Tanggap PSC 119 Kabupaten Tangerang Rujuk Pasien Lansia dengan Keluhan Jantung ke Faskes Lanjutan
TANGERANG — UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan kesiapsiagaan ...
-
01 Sep 2026
Respon Cepat PSC 119 Kabupaten Tangerang Tangani Lansia Nyeri Kaki di Daru, Ingatkan Waspada Sendi dan Tekanan Darah
TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten ...
-
25 Aug 2026
Dukung Lansia Produktif dan Mandiri, PSC 119 Tangerang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan bagi Calon Pensiunan PNS
TIGARAKSA — Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten ...