Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
05 Sep 2026 12 pembaca ADMIN PSC 119

Respon Cepat PSC 119 Kabupaten Tangerang Bantu Rawat Lansia Lemas Akibat Kurang Asupan dan Dehidrasi di Sukamulya

​SUKAMULYA, TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan gerak cepat dalam memberikan pertolongan pertama bagi warga yang membutuhkan penanganan medis darurat. Pada Jumat, 4 September 2026, tim medis PSC 119 mengevakuasi seorang lansia berinisial Ny. SM (63), warga Tegal Anyar, Kecamatan Sukamulya, yang mengalami penurunan kondisi fisik secara drastis.

​Berdasarkan laporan yang diterima petugas, pasien dilaporkan mengalami lemas berat dan kehilangan nafsu makan secara total sejak hari Senin. Pasien yang memiliki riwayat penyakit diabetes melitus (gula darah) dan asam lambung ini juga ditemukan mengalami luka lecet akibat tekanan di bagian bokong akibat terlalu lama terbaring di tempat tidur.

​Mendapati laporan tersebut, tim ambulans PSC 119 langsung meluncur ke lokasi kediaman pasien. Setibanya di rumah warga, petugas medis segera memeriksa kondisi tanda vital. ​Melihat kondisi pasien yang mengalami kekurangan cairan (dehidrasi sedang) dan asupan nutrisi yang sangat minim (low intake), petugas langsung mengambil tindakan medis awal di tempat (prahospital). Tim memasang infus cairan untuk mengembalikan hidrasi tubuh, memberikan bantuan oksigen serta memberikan obat lambung melalui suntikan untuk meredakan keluhan lambung. Setelah kondisi awal stabil, pasien segera dievakuasi secara aman menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan intensif lebih lanjut.


​Kepala UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Dina Mailina, memberikan penjelasan sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya perhatian ekstra terhadap kondisi kesehatan anggota keluarga yang sudah lanjut usia.

​"Pada lansia, keluhan tidak mau makan atau minum selama berhari-hari tidak boleh dianggap hal biasa atau sekadar faktor usia. Penurunan asupan makanan dan cairan secara drastis bisa memicu dehidrasi berat serta ketidakseimbangan metabolisme tubuh, terutama pada mereka yang memiliki riwayat penyakit gula (diabetes) dan asam lambung," ujar dr. Dina Mailina.

​Lebih lanjut, dr. Dina juga mengingatkan keluarga agar waspada terhadap risiko luka lecet atau luka tekan (dekubitus) pada penderita yang sering terbaring lemas.

​"Jika ada anggota keluarga lanjut usia yang hanya bisa berbaring di kasur, tubuhnya harus rutin dibantu miring ke kanan dan ke kiri setiap dua jam sekali. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya luka lecet pada bagian pantat atau punggung yang bisa berisiko infeksi," tambahnya.

​Ia mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang agar tidak ragu meminta bantuan tenaga medis apabila menemui kondisi darurat pada lansia di rumah.

​"Layanan PSC 119 Kabupaten Tangerang siap sedia 24 jam untuk melayani panggilan darurat medis masyarakat tanpa dipungut biaya. Jangan menunggu hingga kondisi pasien memburuk atau pingsan. Segera hubungi Call Center 119 atau hotline PSC 119 agar pertolongan pertama di rumah dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan tepat sasaran," pungkas dr. Dina Mailina.






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.