Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
03 Jul 2026 25 pembaca ADMIN PSC 119

Saturasi Oksigen Kritis, PSC 119 Kabupaten Tangerang Selamatkan Pasien Penurunan Kesadaran di Curug

TANGERANG – UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali bergerak cepat melakukan evakuasi medis darurat. Pada Kamis (02/07/2026) pagi, tim kegawatdaruratan pra-hospital PSC 119 berhasil menangani dan merujuk seorang pasien lansia, Tn. M (63), yang mengalami penurunan kesadaran kritis di kediamannya, Binong Permai, Kecamatan Curug.

Laporan kedaruratan berawal dari pihak keluarga yang mendapati Tn. M tidak sadarkan diri sejak pagi hari. Berdasarkan riwayat medis, pasien diketahui memiliki penyakit penyerta (komorbid) berupa Hipertensi (tekanan darah tinggi) dan Diabetes Melitus (kencing manis).

Begitu menerima laporan, tim medis PSC 119 langsung meluncur ke lokasi dengan armada ambulans emergency. Setibanya di tempat, petugas melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dan menemukan kondisi pasien dalam keadaan somnolen (mengantuk dalam/hanya bangun jika dirangsang). Selain penurunan kesadaran, pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Guna mencegah kerusakan organ yang lebih parah akibat kekurangan oksigen, tim medis PSC 119 langsung memberikan penanganan taktis di tempat kejadian berupa pemberian oksigen konsentrasi tinggi untuk mengoreksi saturasi oksigen secara cepat dan pemberian cairan jalur intravena  untuk menjaga kestabilian sirkulasi tubuh.

Setelah tindakan stabilisasi awal berhasil dilakukan dan kondisi pasien memungkinkan untuk dievakuasi, tim PSC 119 segera melarikan Tn. M menuju Rumah Sakit Mitra Keluarga. Pasien berhasil diserahterimakan dengan aman ke tim medis rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif lanjutan.


Kepala UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Dina Mailina, memberikan tanggapan mendalam mengenai kasus ini. Beliau menekankan pentingnya respon cepat dalam menghadapi kasus penurunan kesadaran, khususnya pada pasien yang memiliki riwayat komorbiditas kronis.

"Kasus yang menimpa Tn. M ini adalah contoh nyata betapa krusialnya penanganan pra-hospital yang tepat waktu. Penurunan kesadaran (somnolen) yang disertai saturasi oksigen hingga 77% merupakan alarm bahaya besar (golden period) yang jika terlambat ditangani hitungan menit saja bisa berakibat fatal. Kami sangat mengapresiasi kepekaan pihak keluarga yang langsung menghubungi kami," ujar dr. Dina.

dr. Dina mengingatkan masyarakat mengenai bahaya terselubung dari komplikasi penyakit kronis seperti Hipertensi dan Diabetes :

"Masyarakat perlu diedukasi bahwa penderita Diabetes Melitus dan Hipertensi harus mendapatkan pemantauan secara rutin. Penurunan kesadaran mendadak pada pasien komorbid ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari serangan stroke, gangguan vaskular, hingga infeksi berat. Jika anggota keluarga melihat tanda-tangan sesak napas yang cepat atau pasien sulit dibangunkan, jangan menunda dengan memberi minum atau menunggu membaik sendiri. Segera cari bantuan medis."

dr. Dina mengajak warga Kabupaten Tangerang untuk terus mengandalkan sistem penanggulangan gawat darurat terpadu yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan telah menyediakan layanan PSC 119 ini secara cuma-cuma atau gratis 24 jam penuh untuk seluruh lapisan masyarakat. Kami telah dibekali dengan tim medis yang terlatih dan peralatan ambulans yang lengkap seperti masker NRM dan oksigen portabel yang langsung siap pakai di ambulans. Jika terjadi keadaan darurat medis di sekitar Anda, segera hubungi Call Center 119. Kami siap datang dan menyelamatkan nyawa," pungkasnya.






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.