Gerak Cepat Tim PSC 119 Tangerang Tangani Warga yang Pingsan Usai Olahraga di Tigaraksa
TIGARAKSA – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam memberikan layanan kegawatdaruratan pra-hospital. Pada Jumat (24/04/2026), tim medis PSC 119 merespons cepat laporan warga terkait seorang pemuda yang mengalami penurunan kesadaran pasca-beraktivitas fisik di kawasan Kampung Sodong, Tigaraksa.
Kejadian bermula saat korban, Tn. A (25), dilaporkan pingsan selama kurang lebih 10 menit setelah melakukan olahraga rutin berupa sit-up dan push-up. Berdasarkan keterangan di lokasi, korban diketahui sempat begadang atau tidur larut malam sebelum melakukan aktivitas fisik berat di pagi hari.
Setibanya di lokasi, tim medis langsung melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital secara menyeluruh. Hasil pemeriksaan menunjukkan kesadaran pasien telah kembali stabil. Namun, ditemukan tekanan darah pasien cukup tinggi, sementara kadar gula darah sewaktu (GDS) berada di angka normal. Setelah melalui observasi mendalam dan konsultasi medis, pasien diputuskan tidak perlu dirujuk ke rumah sakit. Tim medis memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola istirahat.
Pentingnya Keseimbangan Istirahat dan Olahraga
Menanggapi kejadian ini, Kepala UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Dina Mailina, memberikan penjelasan edukatif bagi masyarakat. Beliau menekankan bahwa olahraga yang dilakukan tanpa istirahat yang cukup justru dapat memicu gangguan kesehatan serius.
"Kami mengapresiasi masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya olahraga. Namun, kejadian yang dialami Tn. A menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Tubuh memiliki limitasi; saat kita kurang tidur atau begadang, sistem otonom dan metabolisme tubuh belum siap untuk menerima beban fisik yang berat seperti olahraga intens," ujar dr. Dina.
Beliau menambahkan bahwa tekanan darah yang meningkat pada kasus tersebut bisa jadi merupakan respon tubuh terhadap kelelahan ekstrem atau stres fisik.
"Olahraga seharusnya menyehatkan, bukan mencelakakan. Kami mengimbau warga Kabupaten Tangerang untuk selalu memastikan tidur minimal 7-8 jam sebelum berolahraga berat. Jangan memaksakan diri jika merasa pusing atau lemas," lanjutnya.
Layanan Kedaruratan 24 Jam
dr. Dina juga mempromosikan layanan PSC 119 sebagai garda terdepan penanganan darurat di wilayah Kabupaten Tangerang. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan ini jika melihat atau mengalami kondisi medis darurat.
"PSC 119 Kabupaten Tangerang hadir 24 jam untuk melayani masyarakat. Kami siap memberikan penanganan pra-hospital yang cepat dan tepat untuk menekan angka risiko fatalitas di lapangan. Jika ada kegawatdaruratan, segera hubungi kami melalui call center 119," pungkasnya.
Berita Lainnya
-
26 Apr 2026
Kawal Tamu Allah, Tim PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Siaga dalam Pemberangkatan Jamaah Haji
TIGARAKSA – UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menerjunkan tim medis ...
-
26 Apr 2026
Lansia di Rajeg Alami Kejang Berulang, Tim PSC 119 Kabupaten Tangerang Langsung Meluncur ke Lokasi
Tangerang – Tim medis PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali bergerak cepat memberikan pertolongan ...
-
26 Apr 2026
Gerak Cepat Tim PSC 119 Tangerang Tangani Warga yang Pingsan Usai Olahraga di Tigaraksa
TIGARAKSA – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten ...
-
23 Apr 2026
Perkuat Respon Cepat di Tingkat Desa, PSC 119 Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi BHD di Kecamatan Legok
LEGOK – Guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat medis, UPTD Public Safety Center ...
-
21 Apr 2026
Laga Big Match Dewa United vs Persib, PSC 119 Siagakan Tim Medis di Stadion BIS Serang Banten
TANGERANG – Menjelang pertandingan sepak bola bergengsi antara Dewa United melawan Persib Bandung, UPTD PSC ...