Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
12 Apr 2026 54 pembaca ADMIN PSC 119

Evakuasi Medis Kritis: PSC 119 Kabupaten Tangerang Berhasil Rujuk Pasien Pasca-Stroke dengan Penanganan Khusus ke RSU Siloam

PANONGAN – Ketangkasan dan keahlian medis Tim UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali teruji dalam menangani kasus kegawatdaruratan medis kompleks. Pada Minggu (12/04/2026), tim berhasil melakukan evakuasi prahospital terhadap seorang lansia, Tn. AR (64), yang dalam kondisi tidak sadarkan diri di kediamannya, Cluster Bukit Panongan Hijau.

Pasien yang memiliki riwayat penyakit penyerta (RPD) berupa Hipertensi, Stroke, dan V-shape ini, diketahui telah dalam kondisi tidak sadarkan diri sejak satu bulan terakhir dengan alat bantu medis trakeostomi dan Naso Gastric Tube (NGT) yang sudah terpasang. Situasi menjadi kritis ketika keluarga menemukan adanya lendir berwarna kecoklatan dan keabuan yang keluar dari alat bantu napas pasien, disertai penurunan saturasi oksigen.

Intervensi Medis di Lokasi

Merespons kondisi tersebut, tim PSC 119 segera melakukan stabilisasi di tempat. Mengingat nadi pasien yang cukup tinggi dan saturasi oksigen yang di bawah normal, petugas memberikan bantuan oksigen serta pemasangan infus untuk menjaga stabilitas sirkulasi selama perjalanan. Pasien kemudian dievakuasi dengan pengawasan ketat menuju RSU Siloam untuk mendapatkan penanganan intensif lebih lanjut.


Kepala UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Dina Mailina, memberikan apresiasi kepada tim di lapangan sekaligus memberikan arahan penting bagi keluarga yang merawat pasien dengan alat bantu medis di rumah (home care).

"Kasus ini merupakan contoh betapa pentingnya pengawasan tanda-tanda vital secara berkala pada pasien pasca-stroke yang terpasang alat bantu permanen seperti trakeostomi. Perubahan warna lendir atau penurunan saturasi oksigen adalah sinyal bahaya yang harus segera direspons oleh tenaga profesional," ungkap dr. Dina.


Pesan Edukatif dan Promotif bagi Masyarakat

Melalui kejadian ini, dr. Dina Mailina memberikan edukasi mengenai perawatan pasien kritis di lingkungan keluarga:

1. Mengenali Sinyal Bahaya : Bagi keluarga dengan pasien pasca-stroke, segera hubungi bantuan medis jika terjadi perubahan warna sekret (lendir), sesak napas, atau penurunan kesadaran yang lebih dalam.

2. Pentingnya Kebersihan Alat Medis : Perawatan sterilitas pada lubang trakeostomi dan NGT sangat krusial untuk mencegah infeksi paru (pneumonia) atau komplikasi lainnya.

3. Layanan Siaga 24 Jam : PSC 119 Kabupaten Tangerang siap memfasilitasi rujukan antar-fasilitas kesehatan maupun dari rumah ke rumah sakit bagi pasien yang memerlukan ambulans dengan peralatan medis lengkap.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Kabupaten Tangerang, terutama kelompok lansia dan pasien berisiko tinggi, mendapatkan akses layanan kegawatdaruratan yang setara dan cepat. Jangan ragu menghubungi 119. Kami ada untuk memberikan pertolongan pertama yang tepat sebelum pasien sampai di meja perawatan dokter spesialis," pungkas dr. Dina.

Saat ini, Tn. AR telah berada dalam perawatan tim medis RSU Siloam untuk evaluasi lebih lanjut terhadap kondisi paru dan status neurologisnya.






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.