Aksi Cepat PSC 119 Kabupaten Tangerang Evakuasi Kakek di Balaraja yang Alami Sesak Napas Akibat Putus Obat TB
Tangerang – Tugas kemanusiaan tidak mengenal hari libur. Pada Minggu (17/5), tim medis UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali bergerak cepat menyelamatkan warga. Kali ini, petugas medis bergegas menuju wilayah Balaraja setelah menerima laporan darurat mengenai seorang kakek berusia 62 tahun, Tn. A, yang mengalami sesak napas parah dan lemas hingga tidak bisa berjalan.
Menurut laporan di lapangan, kondisi Tn. A memang cukup kompleks. Selain mengeluhkan sesak napas, beliau juga batuk berdahak namun kesulitan untuk mengeluarkannya. Ditambah lagi, sudah sejak kemarin beliau tidak nafsu makan dan perutnya terasa sakit karena sulit Buang Air Besar (BAB).
Berdasarkan riwayat kesehatannya, sang kakek sebenarnya baru seminggu keluar dari rumah sakit, memiliki riwayat penyakit jantung, dan sempat terhenti dari pengobatan TBC (Tuberkulosis) pada bulan kelima.
Melihat kondisi darurat tersebut, tim medis PSC 119 yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan penyelamatan pertama. Mengingat kadar oksigen dalam tubuh pasien sempat turun, petugas langsung memasang masker oksigen dan mengatur posisi duduk pasien agak tegak (setengah duduk) agar dadanya terasa lebih lapang dan napasnya kembali lega.
Setelah kondisi Tn. A mulai stabil dan pasokan oksigennya membaik, tim ambulans PSC 119 langsung mengevakuasi beliau ke rumah sakit rujukan agar bisa ditangani lebih lanjut oleh dokter spesialis.
Kepala UPTD PSC 119 Kabupaten Tangerang, dr. Dina Mailina, memberikan penjelasan penting yang wajib menjadi perhatian kita semua, terutama mengenai kedisiplinan dalam berobat :
"Kasus yang dialami Tn. A ini menjadi pelajaran berharga untuk kita semua. Penyakit TBC itu obatnya wajib diminum rutin sampai tuntas dan tidak boleh putus di tengah jalan. Jika berhenti sebelum waktunya—seperti kasus putus obat di bulan kelima ini—kuman TBC bisa mengamuk kembali dengan kondisi yang jauh lebih parah dan lebih sulit diobati, apalagi jika pasien punya riwayat sakit jantung," tegas dr. Dina.
Beliau juga membagikan tips penting bagi masyarakat jika menghadapi situasi serupa di rumah :
Pentingnya Pendamping Keluarga : Keluarga harus menjadi Pengawas Menelan Obat (PMO) yang cerewet dan memastikan anggota keluarga yang sakit TBC meminum obatnya setiap hari tanpa absen.
Pertolongan Pertama Sesak Napas : Jika ada anggota keluarga yang sesak napas di rumah, jangan panik. Segera posisikan mereka dalam kondisi duduk atau bersandar (jangan dibiarkan telentang), lalu longgarkan pakaiannya.
Hubungi PSC 119 : "Jika kondisi tidak membaik, segera hubungi layanan darurat PSC 119 Kabupaten Tangerang. Tim medis kami siap meluncur 24 jam gratis untuk memberikan pertolongan pertama di rumah dan membawa pasien dengan ambulans secara aman ke rumah sakit," pesan dr. Dina.
Berita Lainnya
-
18 May 2026
Aksi Cepat PSC 119 Kabupaten Tangerang Evakuasi Kakek di Balaraja yang Alami Sesak Napas Akibat Putus Obat TB
Tangerang – Tugas kemanusiaan tidak mengenal hari libur. Pada Minggu (17/5), tim medis UPTD PSC ...
-
18 May 2026
Respons Cepat PSC 119 Kabupaten Tangerang: Selamatkan Lansia Pengidap Jantung yang Alami Dehidrasi Akibat Diare
Tangerang – Di hari Minggu (17/5) yang tenang, tim medis UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan ...
-
18 May 2026
Kawal Keberangkatan Jamaah Haji, UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Terjunkan Tim Medis di Sukadiri
TANGERANG – UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmennya ...
-
15 May 2026
Respon Cepat PSC 119 : Membantu Lansia di Kelapa Dua yang Mengalami Sesak dan Dehidrasi
TANGERANG – Tim medis PSC 119 Kabupaten Tangerang kembali bergerak cepat memberikan pertolongan darurat. Kali ...
-
13 May 2026
Timkes PSC 119 Siaga di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN)
SPORT CENTER CITRA RAYA – UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang ...