Dukung Program TUNAS Bupati Tangerang, UPTD PSC 119 Gelar Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar, Safety Driving, dan Teknik Evakuasi bagi Pengelola Ambulans Desa di Kemiri
TANGERANG – UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan "Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Pada Masyarakat" yang berlangsung di Aula Kecamatan Kemiri, Jl. Raya Kec. Kemiri No. 41, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (10/07/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah nyata dalam mendukung program unggulan Bupati Tangerang di bidang kesehatan, yaitu Talenta Unggul Generasi Sehat (TUNAS). Salah satu pilar utama dalam program tersebut adalah penyediaan sarana dan prasarana pendukung berupa Mobil Siaga Desa dan Puskesmas Keliling Kelurahan untuk memperkuat layanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.
Guna memastikan fasilitas ambulans dan mobil siaga tersebut dikelola secara optimal, responsif, dan aman, UPTD PSC 119 menerjunkan tim kesehatan profesional yang telah bersiap di lokasi sejak pukul 08.30 WIB. Tim tersebut terdiri dari dr. Rizky, Perawat Annisa, Perawat Dwi, serta Driver Aulia.
Acara ini diikuti oleh total 48 peserta, yang meliputi perwakilan dari 7 desa di wilayah Kecamatan Kemiri, yaitu Desa Kemiri, Desa Patramanggala, Desa Karanganyar, Desa Klebet, Desa Lontar, Desa Legok Sukamaju, dan Desa Rancalabuh. Masing-masing desa mengirimkan 6 utusan yang terdiri dari 3 driver ambulans desa dan 3 kader kesehatan, serta didampingi oleh 6 orang staf PSC.
Pembekalan Khusus Pengemudi: Safety Driving dan Teknik Evakuasi Pasien
Selain diberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bersama para kader, para pengemudi (driver) Mobil Siaga Desa mendapatkan sesi penguatan khusus yang dipandu langsung oleh tim PSC 119. Mengingat peran vital mereka di jalan raya, para pengemudi dibekali materi Safety Driving (keselamatan berkendara ambulans). Materi ini menekankan pentingnya etika berkendara darurat, pemahaman regulasi prioritas di jalan raya, serta teknik mengemudi taktis guna memastikan keselamatan kru, pasien, dan pengguna jalan lainnya saat melakukan penjemputan darurat.
Tidak hanya itu, para pengemudi juga dilatih secara intensif mengenai teknik evakuasi dan mobilisasi pasien yang benar (lifting and moving). Mereka diajarkan cara memindahkan pasien dari tempat kejadian ke dalam mobil siaga, teknik pengangkatan tandu (stretcher) yang ergonomis untuk mencegah cedera tambahan pada pasien, serta metode stabilisasi posisi pasien selama perjalanan menuju fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Kepala UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Dina Mailina, memberikan tanggapan terkait pelaksanaan kegiatan komprehensif ini.
"Kegiatan sosialisasi dan penguatan kompetensi ini merupakan investasi krusial bagi sistem tanggap darurat kita di Kabupaten Tangerang. Secara informatif, kami ingin menegaskan bahwa kehadiran Mobil Siaga Desa bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebuah unit pelayanan yang harus diiringi dengan kesiapan SDM yang handal baik dari segi medis maupun operasional kendaraannya," ujar dr. Dina.
Dari sisi edukatif, dr. Dina memaparkan pentingnya sinkronisasi antara kader dan pengemudi. "Kader desa diedukasi untuk memberikan BHD di lokasi, sementara pengemudi kita bekali dengan safety driving dan teknik evakuasi yang tepat. Mengendarai mobil siaga dengan membawa pasien darurat membutuhkan keterampilan khusus; kecepatan harus seimbang dengan keselamatan, dan cara mengevakuasi pasien tidak boleh sembarangan agar kondisi pasien tidak memburuk selama perjalanan (the golden hour). Pelatihan ini mendidik mereka menjadi pengemudi ambulans desa yang profesional."
Terakhir, dalam aspek promotif, dr. Dina mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya peduli keselamatan. "Kami mempromosikan gerakan masyarakat sadar tanggap darurat yang aman dan terpadu. Kami berharap seluruh elemen desa, khususnya pengemudi mobil siaga, dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara dan kesiapsiagaan bencana di wilayahnya. Jangan ragu untuk memanfaatkan layanan kegawatdaruratan medis secara gratis dengan menghubungi PSC 119 jika menemui kondisi darurat. Mari kita wujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin Gemilang, menuju generasi TUNAS yang unggul," pungkasnya.
Berita Lainnya
-
10 Jul 2026
Dukung Program TUNAS Bupati Tangerang, UPTD PSC 119 Gelar Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar, Safety Driving, dan Teknik Evakuasi bagi Pengelola Ambulans Desa di Kemiri
TANGERANG – UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan "Sosialisasi ...
-
09 Jul 2026
Tingkatkan Kompetensi Driver Mobil Desa Siaga, UPTD PSC 119 Gelar Sosialisasi BHD hingga Safety Driving di Sukadiri
TANGERANG – Dalam rangka mendukung program unggulan Bapak Bupati Tangerang di bidang kesehatan, yaitu Talenta ...
-
08 Jul 2026
Alami Sesak Napas, Lansia Penderita Parkinson di Pasar Kemis Dievakuasi Cepat oleh PSC 119 ke RS Annisa
TANGERANG – Petugas medis UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bergerak ...
-
07 Jul 2026
Jamin Keselamatan Peserta, Timkes PSC 119 Kabupaten Tangerang Kawal Pelaksanaan Apel Pagi
TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten ...
-
07 Jul 2026
Dampingi Kafilah MTQ Ke-23 ke Tingkat Provinsi, Tim Medis UPTD PSC 119 Kab. Tangerang Tiba di Serang
SERANG – UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bergerak cepat melanjutkan ...