Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
20 Jul 2026 22 pembaca ADMIN PSC 119

Cepat dan Tanggap, PSC 119 Kabupaten Tangerang Evakuasi Penderita Stroke di Rajeg ke Rumah Sakit

TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan medis darurat pra-hospital (sebelum rumah sakit) bagi masyarakat. Pada Minggu (19/7/2026), tim medis PSC 119 bergerak cepat mengevakuasi seorang lansia berinisial Tn. MM (68), warga Kecamatan Rajeg, yang mengalami gejala stroke berulang.

Berdasarkan laporan medis di lapangan, pasien mengalami kelumpuhan mendadak pada tangan dan kaki sebelah kiri serta bicaranya mulai tidak jelas (pelo) sejak sehari sebelumnya. Mengetahui situasi darurat tersebut, keluarga langsung menghubungi layanan kegawatdaruratan PSC 119.

Tim medis yang tiba di lokasi segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, memberikan pertolongan pertama berupa pemberian oksigen dan cairan infus, serta memastikan kondisi pasien cukup stabil untuk dipindahkan. Pasien kemudian dirujuk secara aman ke Rumah Sakit Primaya Pasar Kemis menggunakan armada ambulans PSC 119 guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Menanggapi kejadian ini, Kepala UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Dina Mailina, memberikan tanggapan yang bersifat informatif, edukatif, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan. "Pelayanan yang kami berikan kepada Tn. MM adalah bentuk kehadiran negara dalam situasi darurat medis masyarakat. Stroke adalah kondisi time-saving, artinya setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan fungsi otak pasien," ujar dr. Dina.

Beliau juga membagikan tips penting kepada masyarakat umum mengenai cara mengenali gejala stroke secara cepat dengan metode "SeGeRa Ke RS" :

Se**nyum tidak simetris (mulut mencong ke satu sisi).

Ge**rak anggota tubuh melemah secara mendadak (terutama satu sisi tubuh).

Ra**sa baal atau kesemutan di separuh badan.

Ke**buntuan bicara atau bicara pelo secara tiba-tiba.

R**abun atau gangguan penglihatan mendadak.

S**empoyongan atau vertigo berat yang muncul tiba-tiba.

"Jika Anda atau anggota keluarga mengalami salah satu gejala di atas, jangan ditunda atau menunggu sampai besok. Segera hubungi kami di nomor *119*. Layanan kami gratis dan beroperasi 24 jam penuh untuk seluruh warga Kabupaten Tangerang," tambahnya.

Di akhir penjelasannya, dr. Dina mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk mencegah stroke, terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi atau stroke sebelumnya.

"Pencegahan selalu lebih baik. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin mengontrol tekanan darah, menjaga pola makan, mengonsumsi obat secara teratur sesuai petunjuk dokter bagi penderita penyakit kronis, dan segera mencari bantuan medis resmi jika terjadi kondisi darurat," tutupnya.






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.